close
C 256_5025

Fragmen penyaliban Isa Almasih di halaman rumah jabatan Bupati Sangihe (2013)

Tidak hanya Natal yang menjadi hari penting bagi umat Nasrani. Kebangkitan Isa Almasih dari kematian-Nya, menjadi salah satu momentum penting yang disebut dengan hari raya Paskah. Sebelum Paskah, hari kematian Yesus diperingati sebagai Jumat Agung. Di 2013, Jumat Agung jatuh pada tanggal 5 April 2013 dan Paskah pada 7 April 2013.

Sangihe, sebuah kepulauan di utara Manado, merayakan Paskah dengan begitu meriah. Jalan-jalan dhiasi dengan salib berbagai warna dan ukuran. Rumah-rumah pun berbenah. Ornamen-ornamen Paskah dipasang untuk merayakan kebangkitan Yesus. Dengan penduduk yang didominasi umat Nasrani dari berbagai aliran gereja, merayakan Paskah semeriah itu tak jadi masalah di sana. Berbeda dengan kondisi di daerah lain jika umat Nasrani menjadi minoritas. Mungkin masih ingat dengan berita mengenai gereja HKPB Filadelfia Bekasi dan GKI Taman Yasmin Bogor?

Puncak Paskah di Sangihe ditandai dengan pawai Paskah yang dimulai di lapangan bola Kolongan Akembawi. Iring-iringan kendaraan yang telah dihias warna-warni bergerak menuju rumah jabatan bupati di Tahuna. Di halaman rumah jabatan bupati dilaksanakan fragmen atau drama penyaliban Yesus dan kebangkitan-Nya. Setelah fragmen selesai, pejabat pemerintah dan pemuka agama memberikan sambutan. Dilanjutkan dengan ibadah singkat dan pembagian hadiah dari 17.000 ribu kupon yang dibagikan. Perayaan Paskah yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) berakhir ketika matahari tenggelam.

Dua tahun sudah berlalu, semuanya masih terekam jelas di ingatan penulis. Sebuah harapan terbersit, semoga perayaan semeriah ini bisa terjadi juga di daerah lain di Indonesia. Selamat Paskah 2015!

Tags : acaraHari Raya PaskahIsa AlmasihKristenNasraniPaskahperayaanSangiheSangirSulawesi Utara
teraskata

The author teraskata

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar