close
Maliq & D’Essentials

Sebuah dilema ketika datang ke sebuah festival musik adalah menentukan musisi mana yang harus kita saksikan. Kadang kala, jadwal musisi favorit kita saling berbenturan sehingga membuat kita menimbang-nimbang musisi mana yang harus kita utamakan. Inilah saatnya untuk menentukan skala prioritas.

Festival jazz untuk musisi tanah air kembali digelar di Istora Senayan, 29-30 Agustus 2015 lalu. Indonesian Jazz Festival (IJF) 2015 dengan tagline “Kita Indonesia”  menghadirkan puluhan musisi jazz pribumi. Para musisi difasilitasi lima panggung yang terdiri dari empat panggung outdoor dan satu panggung indoor. 

Sabtu, 29 Agustus 2015 merupakan hari pertama dari Indonesian Jazz Festival 2015. Musisi baru, musisi yang selalu ditunggu dan musisi yang sedang naik daun hadir di sini. Beberapa diantaranya adalah Gerald Situmorang Trio, 5 Romeo, Soulvibe, Eva Celia, Kunto Aji, BLP, Hivi, dan Maliq & D’Essentials.

Menyaksikan Soulvibe dengan format yang berbeda. Tidak lagi dua vokalis pria, kini satu vokalis pria dengan backing vocal perempuan. Kelompok musik ini membawakan lagu-lagu dari album pertama hingga terakhir dan juga lagu baru untuk album mendatang. Sayangnya, kepergian Abenk memberikan ruang kosong yang belum bisa diisi dengan strategi apapun.

Gerald Situmorang Trio
Gerald Situmorang Trio

Gerald Situmorang Trio, sebuah trio jazz instrumentalis yang digawangi oleh Gerald Situmorang (gitar), Ankadiov Subran (bass) dan Jessilardus Mates (drum). Ketiganya menghibur pengunjung IJF dengan tujuh lagu yang dibawakan bersama-sama maupun secara solo oleh Gerald Situmorang. Di hari berikutnya, band-band Gerald Situmorang masih tampil di IJF dengan warna musik berbeda seperti Hemiola Quartet, Sketsa dan Bag Beat.

Sayangnya, tak menyaksikan secara penuh penampilan 5 Romeo, Eva Celia, Dikta Project dan Kunto Aji. Meski hanya menikmati beberapa lagu, semua musisi tersebut selalu berusaha untuk menghibur pengunjung IJF 2015 dengan cara mereka masing-masing. Seperti 5 Romeo dengan lagu romantis dan enerjik serta Eva Celia dengan senandung yang membuat orang terhanyut.

HiVi
HiVi

HiVi dan Maliq & D’Essentials. Musisi beda generasi tetapi keduanya sukses besar membuat siapapun bernyanyi dan bergoyang ikuti irama. HiVi terbentuk awal tahun 2009 dengan musik dan lirik yang segar. Sukses dengan album pertama Say Hi to Hivi, awal tahun 2015 band ini melepas single berjudul Siapkah Kau ‘tuk Jatuh Cinta Lagi. Selama satu jam, keempat anak muda ini menampilkan live performance yang interaktif. Selain itu, mereka juga memberi bocoran lagu untuk album terbaru mereka nanti.

Maliq & D'Essentials
Maliq & D’Essentials

Maliq & D’Essentials merupakan band yang tercipta pada tahun 2002. Sepanjang perjalanan karirnya telah menelurkan enam album yang selalu diminati penikmat musik di Indonesia. Grup musik ini dipercayakan untuk menutup IJF 2015. Antrian panjang penonton telah memenuhi panggung indoor Istora Senayan. Penggemar setia menunggu penampilan yang atraktif, interaktif dan penuh kejutan dari Maliq & D’Essentials. Penantian panjang membuahkan hasil yang manis. Tanpa aba-aba, penonton ikut bernyanyi bersama, bahkan bergoyang bersama. Berbagai lagu dari album terdahulu hingga yang terbaru dibawakan. Tanpa terasa waktu juga yang harus memisahkan. Hari telah berganti dan Maliq & D’Essentials pun undur diri.

Tags : 5 RomeoBarry Likumahuwa ProjectDikta ProjectEva CeliaGerald SitumorangGerald Situmorang TrioHiViIndonesian Jazz Festival 2015jazzKunto AjiSoulvibe
teraskata

The author teraskata

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz