close
IMG_20151219_094928

Pendaftaran Ekspedisi NKRI 2013 Koridor Sulawesi dimulai saat ulang tahun saya (colongan dikit ya :p), 20 Desember 2012 dan berakhir 20 Januari 2013. Berkas administrasi yang diperlukan cukup banyak dari tingkat jurusan, fakultas dan universitas. Periode penelitian memakan waktu sekitar empat bulan sehingga siapapun mahasiswa yang mendaftar diwajibkan untuk mengambil cuti kuliah.

Menyadari bahwa calon peserta dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia, sempat sedikit pesimis lolos untuk maju ke tahap berikutnya. Pihak Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai penyelenggara menjalin kerjasama dengan Universitas Indonesia untuk seleksi pendaftaran. Calon peserta dapat mendaftar langsung ke markas Kopassus atau melalui pihak rektorat Universitas Indonesia. Saya memilih yang kedua.

Seorang teman yang saya tahu ikut mendaftar juga adalah Rury Dermawan. Salah satu teman seperjalanan ke Taman Nasional Baluran beberapa tahun silam. Bersama-sama kami mempersiapkan berkas yang diperlukan sekaligus melatih fisik kami. Khawatir karena ekspedisi dengan militer akan mendapat tempaan fisik berat.

Betapa saya menyesal karena jarang berolahraga. Bersama Rury, saya mencoba jogging keliling kampus. Punya kampus kok luas banget ya? Trek jogging rasanya panjang sekali dan nggak selesai-selesai. Saya yakin Rury nggak ada masalah untuk jogging, ia terlihat santai sementara saya sudah ngos-ngosan di beberapa ratus meter pertama.

Jogging dimulai sekitar jam 07.00 pagi. Rury datang tepat waktu sementara saya telat bangun sehingga terburu-buru untuk mengejar ketepatan waktu itu. Entah apa yang membuat saya tidak pikir panjang saat membuka mata. Ketika baru bangun, saya lapar dan langsung menyambar sepotong roti kemasan di kamar. Setelah benar-benar sadar, saya baru ingat kalau akan jogging tidak baik memberi asupan ke tubuh. Bodoh sekali, umpat saya dalam hati.

Rute jogging yang diambil, lingkar dalam kampus. Pemanasan terlebih dahulu. Rury awalnya mendahului saya, ya mungkin karena kasihan akhirnya ia menyejajarkan diri dengan ritme lari saya lambat. Pelan-pelan tapi pasti, keringat mulai mengucur. Beruntung kampus kami cukup rindang sehingga matahari tidak langsung menusuk kulit.

Perut saya mulai bergejolak. Ini pasti karena kesalahan tadi pagi. Sudah tahu mau jogging malah sarapan. Padahal, tenggat waktunya sangat singkat antara sarapan dan olahraga. Maksimal makan dua jam sebelum berolahraga. Gejolak di perut saya semakin menjadi. Di akhir rute, roti yang saya konsumsi tadi pagi terpaksa keluar dari mulut saya. Bad mistake. 

Persiapan fisik ini jadi terasa sia-sia. Setidaknya, sudah mencoba ya. Menjadi pelajaran buat saya untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum berolahraga. Selain itu, mengingatkan saya untuk rutin melatih fisik agar kapanpun melakukan pekerjaan fisik yang berat menjadi lebih kuat.

Anyway, terima kasih Rury untuk ketepatan waktunya dan sudah menemani jogging ya. Di masa kini, jarang sekali yang bisa datang tepat waktu. Really appreciate that!

Tags : Ekspedisi NKRI 2013 Koridor Sulawesi
teraskata

The author teraskata

Leave a Reply

2 Comments on "Ekspedisi Sangihe: Pra Ekspedisi #2"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Rury
Guest

Baru buka website ini lagi ternyata banyak perubahan sana-sini dan semakin user friendly 🙂 .
Btw thx to describe me on this website. Keep movin dan pantang mulih pampampam!!